Kamis, 30 Oktober 2014

Pesona Gunung Bawa karaeng


Mendaki gunung
Lewat dilembah
Sungai mengalir indah kesamudrah
Bersama teman perjuangan.

Itulah baru saja kulakukan dalam tiga hari yang lalu dalam rangka mengikuti upacara hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2014 di atas Gunung Bawa Karaeng (Ramma).
Begitu banyak rintangan, terjangan dan dakian yang ditempuh, seolah-olah cobaan yang datang dalam hidup ini pergi begitu saja ketika sampai ditempat tujuan dan begitu pula ketika balik ketempat awalnya kita. AIR mengalir yang begitu jernih dan kita manfaatkan untuk bekal menuju bukit dan sebagai persiapan untuk menghilangkan dahaga. CUACA begitu dingin membuat aku mendegil dan kulit jadi kriput. Dan Keindahan ALAM membuat aku kehilangan beban fikiran yang selama ini aku rasakan bahkan utangpun dilupakan, Haha...........!!!!!!
Adahal yang paling mengesankan yang tak mampu kita lupakan yaitu kebersamaan, kekompakan, dan alam yang menyatu dengan kita.

Sungguh maha kuasanya Tuhan
Yang menciptaka Gunung besaerta isinya.
Pepohonan, air, tanah, batu-batuan, hewan
Dan keindahan gunung yang membuatku terpesona dan ingin mengulangi kembali.
Sungai yang jernih
Memperindah mata yang melihat
Gemercik air yang mengalir
Yang bermanfaat bagi manusia.

Aku berdiri diAtas Gunung
Dibawah langit
Untuk Memandangi keindahan alam
Dan dan keindahan dunia

Aku mempertaruhkan nyawa
Hanya untuk melihat keindahan gunung
dan Keindahan penciptaan Tuhan.
Semoga apa yang menjadi pengalaman ini mampu menjadi renungan untuk teman-teman pemuda untuk bisa menjaga keindahan alam kerena itu salah satu bentuk kerja pemuda dalam rangka menjamin kesejahteraan masyarakat, kerena seniorku pernah berkata bahwa keadaan dan penghasilan kota tergantung keadaan gunung. "Cokelatos.com"










TAWA SEORNG BAYI DAN TANGISAN PEDANG



TAWA SEORNG BAYI DAN TANGISAN PEDANG

Pada saman dahuli kala tanah yang sangat amatlah jauh
Hiduplah seorang pejuang
Pejuang dengan mata yang hampa
Dia berlatih sepanjang hidupnya demi satu tujuan
Untuk menjadi ahli pedang terhebat sepanjang sejarah umat manusia.
Dia baru mencapai abisi hidupnya
Tetapi hatinya terasa lebih hampah
Dua klan itu sudah berperang selama lima ratus tahun
Dan mereka bersumpah akan terus berperang  hinggga diantara salah satu dari mereka
Tak menyisakan satupun orng hidup dibawah kebencian
Dan sekarang,
Disinilah dia.
Melihat musuh terakhirnya...........................!!!!!
Disaat putri pejuang yang kecil itu tertawa
Itu menimbulkan sesuatu didalamnya
Tetapi sekarang tak ada waktu untuk merasakannya.
SERULING SEDIH pembunuh terkejam di timur.
Dulu untuk mengakhiri hidup sang bayi
Dia meletakkan nama bayi itu paling atas
Dalam daftar kematian klannya.
Dalam perjalanannya,
Tanpa membawa apapun kecuali pakaian dibahunya dan sang bayi di lengannya.
Dia memutuskan untuk membayar kunjungan keteman seperjuangan tuannya di tanah yang sangat jauh.
Jalan seorng pejuang
Tiba-tiba muncullah gurunya dan mengatakan;
Kau datang padaku untuk menjadi kuat
Aku sudah membuatmu menjadi yang terkuat
Bayi itu akan selalu menjadi musuh”

Dia menemukan mendapat sedikit teman
Di sekelilingmu merupakan hal baik Saat matahari terbenam
Tapi lebih dari itu, sang pejuang belajar bahwa ada banyak kesenangan
Membuat sesuatu tumbuh dari pada menebasnya.
Kebahagiiaan saat semua yang kotor menjadi bersih
Dia juga belajar kebahagiaan dari kekalahan.

Dan dia ketemu lagi dengan guruhnya dan mengatakan;
 “inikah hidu baru yang kau temukan?
Lucu......
Terlihar seperti hidupmu yang lama
Menurutmu kau akan memberitahu bayi itu bahwa kamulah yang membunuh ibunya, ayahnya dan seluruh klainnya.......???
Dia adalah musuh
Dia akan slalu menjadi musuh
Kau datang padaku untuk menjadi kuat
Bahkan aku sudah membuatmu untuk menjadi yang terkuat
Bunuh dia sekarang, kau tak diinginkan disini”

Dia menjawab;

”Aku diinginkan”
“aku berguna”

Lalu dia bertarung dengan gurunya.....
Dan mengingat bahwa gurunya pernah mengajarkan  semua jurus yang ada pada dirinya
“Kau punya tubuh yang sempurnah untuk mejadi pembunuh
Tetapi memiliki hati seorng pendeta
Hatimu akan menjadi musuh terbesarmu
Kau harus bunuh musuh terbesarmu
Kita adalah pembunuh
Semua yang kita cintai akan kita bunuh”
MAKA dia telah membunuh gurunya dengan pedangnya sendiri

Dan gurunya bersumpah mengatakan;
“Kau adalah pembunuh
Semua yang kau cintai akan kau hancurkan”
Sang pejuang berjalan menjauh
Dalam legenda dia tak pernah berhenti berjalan
Selalu memastiakan  membuat jarak sejauh mungkin.
Antara dirinya dengan gadis yang dia cintai. (Thewariorway.cokelatos///)